Cuma

I  : Kamu kenapa?
H : Aku sedang bingung
I  : Bingung kenapa?
H : Dia update status terus aku engga bisa komen 😥
I  : Kenapa nda bisa?
H : Kan bukan muhrim. 😂
I  : kan cuma sekedar menyapa..
H : Kadang kita bilang “cuma” pada dosa-dosa kecil, lama-lama dosa besarpun kita bilang “cuma”. Itu yang aku takutkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s